Anak Suka Berbicara Sendiri? Ini Penyebabnya

 


Anak suka berbicara sendiri? Jangan khawatir, menurut para ahli, kebiasaan ini merupakan tanda bahwa sang buah hati cerdas. Ini penjelasannya.

Menurut Hazhari Ismail, dosen pendidikan anak usia dini dari Universitas Sultan Azlan Shah, kondisi anak yang berbicara sendirian bukanlah suatu kebiasaan yang perlu untuk dilarang, akan tetapi jangan pula diabaikan. Pasalnya, kebiasaan unik yang satu ini justru mampu memberikan manfaat positif bagi anak itu sendiri.

Hal ini juga disetujui oleh seorang psikolog yang mengatakan bahwa kebiasaan berbicara sendiri pada anak merupakan tahapan perkembangan anak dimana sang anak menggunakan diri mereka sendiri sebagai model utama dalam imajinasi mereka.

Kebiasaan ini secara tidak langsung juga akan membantu anak meningkatkan keterampilan kognitifnya melalui bahasa. Kebiasaan ini juga merupakan proses pemikiran yang melibatkan penyelesaian masalah, perhitungan, kreativitas, hingga belajar citra diri.

Nah untuk mengurangi rasa khawatir bunda mengenai kebiasaan unik yang satu ini, berikut kami telah merangkum penyebab serta cara mengatasinya.

Penyebab Anak Berbicara Sendiri

Kebiasaan ini biasanya terjadi pada anak usia 2-5 tahun dan Seiring dengan bertambahnya usia, kebiasaan berbicara sendiri ini juga akan berangsur-angsur hilang ketika ia telah dewasa. Pada priode ini, anak akan mengalami transisi dari tahapan bicara sosial hingga berbicara dalam hati menuju kemampuan untuk melakukan pengendalian prilaku.

Selain itu, kebiasaan ini juga merupakan tanda kreativitas dan imajinasi anak berkembang dengan baik. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Early Childhood Reseaech Quarterly, anak yang gemar berbicara sendiri memiliki kemampuan menyelesaikan tugas motorik 78% lebih baik dari anak yang diam saja.

Cara Mengatasi Anak yang Suka Berbicara Sendiri

Jika anak gemar berbicara sendiri, para orang tua dapat membantu anak melatih kemampuan berbicara dan berpikirnya dengan tidak mengejek atau berusaha menghentikan kebiasaan tersebut. Mintalah anak untuk berbicara mengenai kegiatan sehari-harinya atau minta anak untuk menjelaskan apa yang sedang ia lakukan.

Nah, saat anak sedang bercerita inilah para orang tua bisa untuk mengajukan berbagai pertanyaan yang akan memancing kreativitas dan pengetahuan anak.

Tanda-tanda Aneh yang Harus Diwaspadai

Walau kebiasaan ini bukanlah hal yang buruk, namun para orang tua juga perlu memperhatikan beberapa tanda aneh yang dapat mengacu pada pseudosains. Pseudosains ini merupakan kelainan pada anak yang menyebabkan anak percaya dengan yang namanya teman khayalan.

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, berikut beberapa tanda-tanda aneh pada anak yang perlu para orang tua waspadai.

1. Berbicara sendiri tanpa objek

2. Menyebut nama yang tidak dikenal

3. Berteriak ketakutan

Nah, jadi dapat disimpulakan bahwa kebiasaan berbicara sendiri pada anak merupakan hal yang normal yah bun. Jadi, jangan khawatir lagi.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama